Pengamen Krucil Kroyokan,Tak Terima Di Tegur Bertigaan Naik Motor

Pengamen Krucil Kroyokan,Tak Terima Di Tegur Bertigaan Naik Motor


Cuma gara-gara tak terima ditegur saat boncengan bertiga, tiga pengamen jalanan nekat memukuli korban, HWM (34) warga Cengkareng dengan gitar untuk ngamen sehari-hari.

Awal kejadian bermula saat ketiga bocah tanggung itu sedang melintas di Jalan Layang Jembatan Lima, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Tanpa helm, boncengan bertiga dan ugal-ugalan, aksi ketiganya lalu ditegur Halim yang kebetulan sedang melintas.

"Mereka (para pelaku) tidak memakai helm dan ugal-ugalan, lalu bertemu dengan korban di lampu merah kota, korban langsung menegur para pelaku. Sampai diturunan Flay Over Jembatan Lima kedua belah pihak bertemu, lalu korban dikeroyok dipukuli dengan gitar kecil oleh ketiganya," ujar Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Syafi'i di Kantor Polsek Tambora Polres Metro jakarta Barat Jakarta Barat, Jumat (10/3/2017).

Selanjutnya di dalam aksi pengeroyokkannya itu, mereka melakukanya dengan cara memukuli korban dengan memakai gitar kecil, hingga gitar tersebut rusak berantakkan. Mendapat perlakukan tersebut, korban langsung berteriak 'minta tolong' dan beruntung teriakan korban dapat didengar oleh anggota buser.

"Pas anggota saya hampiri TKP. Dua pelaku langsung dengan cepat kabur. Sedangkan si Lepoy ketinggalan. Kita langsung tangkap dia," ucapnya.

Kini Lepoy harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan meringkuk dijeruji besi. Atas perbuatannya ia dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokkan dengan ancaman hukuman lebih kurang 5 tahun penjara.


Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © POLSEK TAMBORA. Designed by OddThemes & Best Wordpress Themes 2018